Untungnya kegembiraan salah alamat ini tidak berlangsung lama, seakan tersadar dari kesurupan, saya baru bisa menggunakan logika sehat bahwa tidak mungkin hari ini Ied Adha. Sambil meruntuk karena "tidak jadi" merayakan Ied Adha, saya keluar rumah dan melihat hitam langit di atas sana. Sial, dimana gerhananya?
***
Bukan pertama kalinya otak saya error me-load sinyal atau informasi. Saya sering terlonjak gembira selama satu detik tapi kemudian terdiam kesal. Tiba-tiba saya sering merasa esok adalah hari sabtu -hari yang saya nantikan- atau merasa nanti siang akan pergi menonton film di bioskop (padahal saya baru saja membatalkan janji menonton karena harus ujian). Dan setelah itu saya akan kehilangan mood secara temporer. Entahlah..
No comments:
Post a Comment